Senin, Januari 21, 2008

Menyimak

Menyimak merupakan hal penting dalam dunia bisnis karena merupakan keahlian berkomunikasi yang paling sering digunakan dalam interaksi manusia. Sekitar 45-55% waktu berkomunikasi kita dihabiskan untuk menyimak.

Singkatnya kegiatan menyumak mengisi lebih banyak kegiatan kita seharinya, dibandingkan kegiatan lainnya.

Dari berbagai data para ahli menunjukkan bahwa orang-orang tidak menyimak secara efektif. Hanya 5% orang yang menyimak secara efektif. Kebiasaan menyimak yang kurang baik sering kali menyebabkan orang gagal dalam mengingat / memahami apa yang dikatakan orang lain.

Hal ini menimbulkan berbagai masalah seperti; penyimpangan pesan (distorsi), evaluasi pesan yang buruk, hubungan antar personal dipengaruhi secara berlawanan, hilangnya peluang-peluang dan terbuangnya waktu yang berharga. Artinya salah menyimak benar-benar akan merugikan kita, menyimak mempengaruhi pemahaman suatu masalah ingatan serta perhatian seorang individu dan semangat juang sebuah kelompok, menyimak didefinisikan sebagai “Suatu orientasi penerima terhadap proses komunikasi karna komunikasi melibatkan sumber dan penerima”

Menyimak terdiri atas peranan yang dimainkan sipenerima dan proses komunikasi, secara khusus menyimak diartikan sebagai proses yang meliputi hal mendengar, mengikuti, memahami, mengevaluasi dan menangani pesan-pesan yang diucapkan.

Ada 6 alasan menyimak tidak efektif :

1. Lebih banyak berbicara dari pada menyimak.

2. Sindrom hiburan, maksudnya kita hanya tertarik untuk mendengarkan pembicaraan-pembicaraan yang menarik dan bersifat menghibur.

3. Mengutamakan prasangka

Setiap orang memiliki prasangka karna kita semua memiliki preferensi kesukaan dan ketidaksukaan apabila kita mengutamakan prasangka, penyimakan yang tidak efektif karna kurangnya perhatian dan kegagalan memahami pembicaraan serta adanya pemberian analisis dan informasi yang buruk terhadap orang lain.

4. Menyimak secara tidak kritis

5. Terpengaruh oleh gangguan

6. Rasa takut terhadap materi yang sukar.

ÿÿÿ

0 komentar: